Hallo teman - teman perkenalkan namaku Nada Nabilah, Blog yang saya buat ini ialah sebuah titik perjalanan saya😊. Saya berharap, dengan saya menulis Blog tersebut teman - teman akan termotivasi untuk mengejar impiannya🎓.
Sabtu, 26 Desember 2020
Melalui Tulisan, Temukan Mimpi 'Chapter 1
Sabtu, 19 Desember 2020
Kegagalan 'Chapter 2 : "Sebuah Mimpi yang tertunda".
Kenapa? Karena, menurut saya, salah satu bagian fundamental dari sebuah kesuksesan adalah kegagalan atau biasa disebut "kesuksesan yang tertunda". Saya berani jamin, kalo kamu coba tanya semua orang sukses di dunia ini, kemungkinan besar mereka pernah mengalami kegagalan. Dalam hal apapun.
Oke, jadi pernah nggak sih, kamu merasa gagal? Merasa gagal karena tidak lulus ujian masuk perguruan tinggi, tidak dipanggil interview dimana-mana, belum dapat kerjaan, belum dapat pasangan, gak berhasil membuat orangtua bangga, dan sebagainya. Intinya, kegagalan kamu membuat kamu merasa gak layak sebagai manusia. Dan kegagalan itu bisa jadi membawa kamu kepada kekecewaan yang berkelanjutan.
Pernah gak sih kamu, merasa begitu?
Nah, kalau kamu pernah mengalami rasa kegagalan seperti yang barusan kamu deskripsikan, artinya kamu berada di artikel tepat! Kali ini, Saya bakal ngejelasin tentang kegagalan dan bagaimana cara menaklukannya.
Definisi Kegagalan?
Pertama-tama, Saya mau nanya. Gimana sih cara kamu mendefinisikan kegagalan itu sendiri?
Apakah ketika kamu gak lulus ujian? Atau ketika kamu kalah dari suatu pertandingan? Atau ketika kamu gak berhasil buat banggain orang yang kamu sayang? Dari sini kita bisa tarik kesimpulan bahwa sebenarnya ukuran gagal itu gak mutlak.
Maksudnya gimana tuh? Ada orang yang menganggap bahwa ketika dia tidak berhasil buat banggain orang kesayangannya itu kegagalannya. Tapi, mungkin ada juga orang yang ketika ga berhasil banggain orang kesayangannya, dia ga menganggap hal itu sebagai suatu kegagalan. Ya jadi, kalau ditarik kesimpulannya lagi, tolak ukur kegagalan ini ga pasti. Bisa dibilang suatu 'kegagalan' adalah suatu yang netral.
Sebenernya, tolak ukur gagal bagi tiap orang kan berbeda-beda ya. Jadi ya, tinggal bagaimana kamu mendefinisikan kegagalan itu sendiri. Akan tetapi, seperti yang mungkin udah kamu ketahui juga, sebagian besar masyarakat Indonesia punya stigma negatif terhadap kegagalan. Kata “Gagal” selalu dikonotasikan dengan hal-hal negatif. Banyak orang yang menganggap bahwa kalau kamu gagal, itu artinya kamu inade kuat.
Hal ini yang ngebuat banyak orang akhirnya menghindari 'kegagalan'. Mau ngejar mimpi, eh mikir mikir lagi karena takut gagal. Pengen buat bisnis, tapi takut akan 'Judge' oleh orang disekitar. Mau berkarya tapi kebanyakan mikir kegagalannya. Akhirnya, banyak yang memutuskan untuk nggak ngelakuin apa-apa agar terhindar dari kegagalan. Do nothing.
Mungkin, beberapa juga mulai menjustifikasi bahwa teman-temannya yang sukses merupakan orang yang punya keuntungan lebih, atau istilahnya, berprivilese. Sementara itu, dibandingkan berusaha dan mencari kesempatan, orang-orang yang belum sukses itu udah punya mindset bahwa dia gak bakal mencapai kesuksesan karena gak seberuntung mereka itu. Padahal, seperti yang gue bilang di awal, gue yakin bahwa kegagalan adalah sebuah bagian fundamental untuk mencapai kesuksesan.
Orang Sukses Juga Pernah Gagal??

Bill Gates, Albert Einstein, Thomas Alva Edison, Oprah Winfrey, Michael Jordan. Pasti, lo familiar dengan nama-nama barusan, bukan? Seperti yang lo tau, mereka adalah sekumpulan tokoh sukses dunia. Tapi, yang harus lo ketahui juga, kesuksesan yang mereka tuai nggak luput dari kegagalan.
Yuk kita ambil contoh. Albert Einstein. Salah satu ilmuwan paling hebat di dunia. Percaya gak, kalo dia baru bisa berbicara ketika berumur empat tahun? Dia juga beberapa kali gagal diterima di sekolah terbaik. Bahkan, dia juga berhenti jadi salesman asuransi setelah lulus kuliah karena gagal berkarir dalam bidang tersebut.
Masih kurang contoh? Let’s move on to Oprah Winfrey. Salah satu orang tersukses di dunia berikutnya. Seorang host talk show, aktris, dan aktivis. Semasa hidupnya, Oprah pernah di-abuse physically, mentally, dan sexually oleh orang-orang terdekatnya. Beliau kabur dari rumah saat berusia 13 tahun dan hamil di usia 14 tahun. Dia juga pernah dipecat karena dirasa kurang sesuai untuk kehidupan pertelevisian komersil.
Nah, kedua contoh tersebut adalah sebuah perwujudan nyata bahwa failure can’t determine who you are. Intinya, mereka bisa sukses karena sudah berulangkali ditempa oleh kegagalan.
Tips Bangkit dari Kegagalan 'Nada Nabilah😊
Terus, gimana sih cara bangkit dari kegagalan itu sendiri? Abis ini, kamu bakal ngasih beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar kamu bisa mengalahkan rasa takut kamu terhadap kegagalan. Stay tuned, ya!
Pertama: percaya bahwa NOTHING GOOD COMES EASY.
Terkadang kita suka lupa bahwa kepuasan instan nggak akan membawa kita kepada hasil akhir yang baik dan permanen. Nothing good comes easy, percaya deh. Usaha dan hasil itu idealnya adalah sebanding. Kalau kamu memberikan usaha terbaik yang kamu bisa, maka hasil yang kamu tuai juga gak akan bohong. Kesuksesan itu nggak instan, tetapi butuh proses. Seluruh tokoh yang tadi udah kita bahas telah memberikan usaha terbaik yang mereka bisa, hingga akhirnya bisa menuai kesuksesan.
Kedua: jangan terlalu peduli apa kata orang.
Society might judge you, tapi kamu punya pilihan: whether to listen to them or not. If I were you, I would choose the latter. Makanya, kamu harus pinter-pinter memilih lingkungan yang baik buat kamu. Kelilingilah diri kamu dengan orang-orang yang dengan tulus ingin melihat kamu sukses. Jangan sampai, demi membaur dengan society, kamu harus menggeser prinsip-prinsip dan tujuan pribadi kamu.
Ketiga: lihat kegagalan sebagai sarana pembelajaran dan sebuah kesuksesan yang tertunda.
Kegagalan-kegagalan berulang yang mereka alami itu membawa mereka untuk mempelajari hal yang paling penting: bahwa kegagalan adalah sebuah proses pembelajaran untuk memperoleh suatu hal yang lebih sempurna.
Inget, selalu ada opsi bagi kamu untuk melihat kegagalan sebagai sebuah proses pembelajaran, dibanding melihatnya sebagai sebuah kekecewaan semata. At least, dengan kegagalan, kamu bisa memperoleh insight baru. Kamu bisa belajar dari kesalahan kamu, dari percobaan-percobaan kamu yang tidak berhasil itu.
Saya selalu merasa bahwa, kalau kamu bisa membayangkan kegagalan, gak adil gak sih kalau saya nggak membayangkan kesuksesan? Menurut saya, pandangan optimistis yang kamu punya terhadap goals yang ingin kamu raih itu sangat ampuh untuk mengalahkan rasa takut kamu akan kegagalan. Kalau kamu berpikir positif, kalau kamu berorientasi pada kesuksesan, maka rasa semangat kamu otomatis juga akan terpompa.
Buat kamu yang sedang merasa gagal, Saya akan mengingatkan kamu untuk “Tetap Berjuang”. Kamu boleh merasa sedih atas kegagalan kamu, itu sangat manusiawi. Tapi, yang terpenting, kamu gak boleh terlalu hanyut dalam kesedihan. Segeralah bangkit dari keterpurukan, karena inget kesuksesan sedang menanti kamu.
Kegagalan 'Chapter 1: Puisi "Sebuah Mimpi yang tertunda".
Sabtu, 12 Desember 2020
Perjalanan akan berhenti, Jika kamu berhenti 'Belajar!
Bersahabat Dengan Hidup, Putuskan 'Insecure
What Does Insecurity Actually Mean?
Have you ever feel you’re not good enough? Rasanya apa yang sudah kamu lakukan tidak pernah cukup. Rasanya seakan-akan kamu kurang kompeten dalam menghadapi hidup. Lalu ketika kamu lihat sekeliling kamu, kamu melihat orang lain seolah-olah sudah lari jauh di depan mu padahal kamu masih gitu-gitu aja.
You can say that is the feeling of being insecure. Rasa cemas dan takut berlebihan, serta sering curiga terhadap lingkungan di sekitar.
Ketika kita dihadapi oleh ketidakpastian atau perubahan yang baru, pasti akan ada rasa nggak aman dalam diri kita. Rasa insecure mengacu pada rendahnya rasa aman, kepercayaan diri, kebebasan, ketakutan, dan anxiety akan suatu hal yang nggak pasti di hidup seseorang, baik terhadap masa sekarang atau masa depan.
I Do Feel Insecure, Is It Normal?
Jawabannya: yes it is, and you are not alone. Tapi, bukan berarti terus menerus merasa insecure adalah hal yang baik ya. Kalau keseringan, perasaan bahwa kamu gagal dan akan selalu gagal bisa menyerang. Just because you’re failed at something, doesn’t mean you failed at life.
Di tengah dunia yang nggak pasti, memiliki rasa secure akan hidup jadi privilege. Rasa secure tentang kehidupan, kesehatan, komunitas tempat kamu tinggal, keamanan, sampai isu lingkungan seperti global warming, bisa jadi bahan pikiran sehari-hari.
Rasa insecure juga bisa disebabkan oleh trauma masa kecil. Bisa karena pola asuh yang salah, sering dibandingkan oleh anak-anak lain, hingga physical abuse. Ekspektasi orang tua akan anak yang nggak terpenuhi juga bisa lho menimbulkan insecurity.
So, if you ever feel insecure, hope you know you’re not alone. Tapi, kamu juga harus bisa mengontrol insecurity kamu ya!
Kalau Kelamaan Insecure, Apa ya Dampaknya?
Dampak negatif dari insecure diantaranya susah memiliki hubungan yang langgeng, merasa paranoid terus menerus, terlalu dikontrol oleh emosi, hingga memiliki masalah dalam bertemu dengan orang lain.
Akibatnya, kalau kamu terus menerus terjebak dalam rasa insecure, kamu bisa kehilangan kesempatan baru karena kamu takut keluar dari zona nyaman. Kamu juga bisa merasa takut gagal ketika harus menghadapi hal yang nggak biasa kamu hadapi.
Insecure yang terlalu lama juga dapat berdampak pada pola makan dan depresi lho. Yes, dampaknya memang besar banget.
Insecure Bisa Diatasi Nggak?
Good news! Bisa kok!
Rasa insecure bisa hadir ketika kita mendapatkan rejection atau penolakan, bisa karena ditolak pas melamar kerja, putus hubungan, atau bahkan masalah keluarga. When you experience this, you have to put in mind that rejection happened in life, and you will be fine.
Ketika kamu sudah menyadari bahwa rejection itu adalah hal yang bisa kamu dapatkan kapan saja dalam hidup, give time for yourself to heal. Remember, ketika satu pintu tertutup, banyak pintu lainnya yang akan terbuka. Ketika kamu nggak mendapatkan sesuatu, akan ada kesempatan lainnya untuk kamu.
Get out, experience life again. Mungkin di awalnya akan terasa berat, but you have to know life won’t stop, dan kamu harus bisa terus bergerak meskipun dengan merangkak. Coba bicara dengan orang-orang terdekat dan share kepada mereka tentang apa yang kamu rasakan. Being vulnerable is definitely ok!
After you feel rejected, mungkin kamu akan ngerasa kehilangan kepercayaan diri dan ngerasa gagal. When you feel like this, take a deep breath and have a talk to yourself. Coba tanya ke diri kamu, “kenapa ya aku merasa seperti ini?”, “apa yang bisa aku lakukan untuk mengatasinya?”. Try to acknowledge what you feel first!
Setelah kamu find out apa yang kamu rasakan, you have to know you have to focus back on your goal, bisa goal dalam pekerjaan, hobi, atau as simple as being happy. Fokus ke keahlian yang sudah kamu bangun atau pelajari skill baru sebagai investasi kamu. Yes, it is time for you to take a risk.
After all of that, satu hal yang nggak kalah penting: self reward! Yup, menjalani semuanya nggak gampang, but you’re fighting for yourself and it is something to be proud of! Jadi, keep going! You gonna make it!
Meski merasa insecure nggak bisa dihindari, you have to keep being open minded, stay open for another possibility of success ya! Jangan biarkan insecurity menguasai diri kamu. Remember, you are more than what you think you are.
Jumat, 11 Desember 2020
Saat, Menebar Mimpi Bersama Nada
Tidak
ada kata terlambat untuk bermimpi. Selama seseorang masih memiliki akal dan
masih bisa bernafas, maka memiliki mimpi adalah hal yang sangat wajar untuk
dilakukan. Sayangnya, mengejar mimpi biasanya tidak semudah bermimpi. Ya,
bermimpi memang mudah, tapi mengejar mimpi dan menjadikannya sebuah kenyataan
adalah hal yang susah-susah gampang.
Setiap
orang setidaknya memiliki satu impian dalam hidupnya. Untuk mengejar mimpi
dalam hidup, tentunya dibutuhkan sebuah kerja keras. Mimpi itu tidak terbatas,
kita boleh bermimpi menjadi apa saja. Bagi orang lain, impian kita mungkin
terdengar aneh, namun selama kita menyukainya berarti tidak ada yang salah
dengan impian kita tersebut.
Beberapa
orang bisa dengan mudah meraih apapun dalam hidupnya. Setiap mengejar mimpi,
mereka selalu bisa dengan mudah mendapatkannya. Bagi sebagian yang lain,
mengejar mimpi ibarat mengejar layang-layang di jalan raya. Banyak
rintangannya, banyak bahaya yang diakibatkannya. Beberapa yang lain justru
kurang beruntung, karena tidak pernah bisa mengejar mimpi sampai akhirnya
mereka menyerah sendiri.
Mengejar
mimpi bukanlah sesuatu yang salah, sehingga banyak quotes yang menasehati kita
supaya berani bermimpi, berani mengejar mimpi besar, berani memperjuangkan
mimpi. Meskipun klise, tapi apa yang dikatakan dalam banyak quotes memang tidak
salah. Mimpi itu memang harus dikejar, mimpi itu memang harus diraih, sehingga
kita harus berani untuk mulai bermimpi dan mulai untuk mengejarnya.
PENGHALANG MENGEJAR MIMPI
Apa
yang menghalangi seseorang dalam mengejar mimpi? Mungkin sesuatu di dalam diri
atau mungkin sesuatu yang ada di luar dirinya. Apapun itu, sebenarnya selalu
ada seribu cara menghadapi penghalang untuk mengejar mimpi.
Kita
tidak pernah tahu dan tidak pernah bisa mengendalikan berbagai halangan yang
hadir di luar diri kita. Akan tetapi, kita selalu memiliki kuasa penuh untuk
menghadapi pengahalang yang datang dari diri kita sendiri. Berikut adalah
beberapa pikiran atau sugesti yang sering kali menjadi alasan bagi kita untuk
tidak mengejar mimpi.
1. Saya Tidak Cukup
Pintar
Setiap
orang dilahirkan dengan kemampuannya masing-masing. Dalam sebuah kelas di
sekolah dasar saja, selalu ada siswa yang ranking 1 dan ada pula yang
mendapatkan ranking 30. Dalam segi akademis, mungkin siswa ranking 1 lebih
menonjol dibandingkan siswa ranking 30, tapi apakah itu menjamin jika siswa
ranking 1 lebih baik dalam segala hal dibanding siswa ranking 30?
Ketika
seseorang merasa tidak cukup pintar, artinya dia tahu jika ada orang lain yang
lebih pintar dari dirinya dalam bidang tertentu. Sebagai solusinya, ya tentu
saja kita harus belajar agar bisa menjadi lebih pintar. Kepercayaan diri
mengenai “saya tidak cukup pintar” sebenarnya tidak salah, namun yang salah
adalah asumsi yang kita ciptakan setelahnya.
Sering
kali orang memiliki asumsi “Saya tidak cukup pintar, sehingga tidak akan bisa
menjadi pengusaha sukses.”
“Saya
tidak cukup pintar” adalah fakta. Namun, jika Anda mengatakan tidak bisa
menjadi pengusaha sukses, itu hanya asumsi Anda saja. Kata siapa Anda tidak
bisa jadi pengusaha sukses?
Memang,
para pengusaha sukses adalah mereka yang pintar. Mereka pintar sebagai seorang
pengusaha. Tapi, tidak berarti mereka pintar sejak lahir. Dulu, mereka sama
dengan Anda, mereka juga pernah tidak cukup pintar. Mereka pintar karena mereka
belajar, mencoba, dan mengambil hikmah. Hal itu tidak terjadi dengan
sendirinya.
2. Saya Masih Pemula
Banyak
orang yang tidak enggan mengejar mimpi karena merasa mereka masih pemula.
pernyataan ini sebenarnya cukup menggelitik karena tahukah Anda jika semua
orang pernah menjadi pemula? Bahkan Bill Gates juga pernah tidak punya
pengalaman.
Jika
Anda masih pemula dan belum punya pengalaman, itu karena Anda belum memulainya.
Jika Anda sudah memulainya, Anda akan punya pengalaman. Semakin lama Anda
mencoba, akan semakin banyak pengalaman. Jadi, jika mau punya pengalaman, maka
mulailah “mengalami” apa yang ingin Anda lakukan.
3. Ini Sudah
Terlambat Bagi Saya
Tahukah
Anda, banyak orang sukses menjadi pengusaha setelah umur 60 tahunan alias
memulainya setelah pensiun. Salah satu yang cukup terkenal adalah Kol. Sander,
pendiri KFC.
Selama
kita masih diberi kesempatan untuk hidup, maka tidak ada kata terlambat untuk
bermimpi. Jika apa yang Anda lakukan untuk berbuat kebaikan, mencari rezeki
halal, itu bisa dilakukan kapan saja.
Bahkan,
jika Anda tidak bisa memetik langsung hasilnya, maka kerja keras kita akan
dinikmati oleh anak cucu serta keturunan kita selanjutnya.
4. Saya Tidak Bisa
Melakukannya, Kecuali …
“Seandainya saya punya modal, saya pasti bisa menjadi pengusaha. Saya tidak bisa menjadi pengusaha kecuali saya punya modal yang cukup.”
Penyataan di atas seringkali kita dengar sebagai alasan yang digunakan seseorang untuk tidak segera memulai mengejar mimpi mereka menjadi pengusaha.
Pernyataan tersebut jelas keliru, sebab banyak contoh kasus orang yang sukses menjadi pengusaha meski saat mulai dia tidak memiliki modal uang.
Untuk
bisa mengejar mimpi, Anda harus yakin apa pun hambatan atau masalah Anda, akan
ada solusinya jika Anda mau mencarinya.
5. Inilah Saya,
Begini Adanya
Banyak
orang yang gagal mengejar mimpi karena tidak yakin pada kemampuan diri sendiri.
Padahal, usaha yang dilakukannya belum mencapai maksimal. Pesan yang bisa
diambil di sini adalah jangan pernah yakin diri tidak mampu karena sesuatu
tidak berjalan baik. Anda tetap bisa, meski keadaan sedang memburuk. Jika
memang saat ini Anda benar-benar tidak mampu, artinya Anda perlu membangun
kemampuan Anda dengan belajar dan mencoba. Jangan pernah berpikir selamanya
akan tidak mampu.
6. Saya Terlalu Sibuk
Coba Anda hitung, sepanjang hidup Anda ada berapa orang yang seringkali mengatakan “Saya tidak punya waktu,” ketika diajak untuk melakukan sebuah kegiatan.
Pertanyaanya adalah “siapa yang punya waktu?”
Semua
orang
punya waktu selama masih diberi hidup. Waktu Anda 24 jam
setiap hari. Apakah Steve Jobs punya waktu 35 jam per hari? Tidak, sama saja,
hanya 24 jam.
Artinya,
alasan “terlalu sibuk atau tidak punya waktu” hanya alasan mengada-ngada atau
memang tidak mau.
“Tapi
benar lho, ada banyak hal yang harus saya lakukan!” Ya, memang benar.
Pertanyaannya
adalah mengapa Anda memilih melakukan yang selama ini Anda lakukan, bukan
melakukan hal baru?
Kuncinya
adalah keputusan Anda. Apakah Anda mau memilih apa yang sudah biasa Anda
lakukan atau melakukan hal baru. Jadi bukan masalah waktu, bukan malah sibuk,
tetapi masalah keputusan Anda, apa yang mau Anda lakukan.
PRINSIP DALAM MENGEJAR MIMPI ANDA
1. Mimpi Itu Datangnya Dari Dalam
Hati Kita Sendiri.
Jangan bermimpi karena emosi,
apalagi sekadar ingin membuktikan diri. Dalam meraih mimpi, kita seringkali
hanya melakukannya demi membahagiakan orang lain atau sekadar membuktikan jika
diri kita bisa. Padahal, mimpi adalah milik kita sendiri. Kita tidak perlu
mengorbankan mimpi kita demi orang lain.
2. Mimpi Itu Layak Diperjuangkan.
Jika ingin meraih sesuatu, jangan
pernah berhenti sebelum berhasil. Untuk bisa berhasil, Anda harus mengerahkan
segala kemampuan yang Anda miliki. Jika kita memiliki mimpi, pastikan kita
melakukan yang terbaik sehingga kegagalan tidak akan membuat kita menyesal atau
merasa bersalah.
3. Berdamailah Dengan Diri
Sendiri.
Memiliki mimpi besar, kemudian gagal
untuk meraihnya. Jika Anda pernah mengalami hal tersebut, maka Anda pasti tahu
bagaimana rasanya.Kegagalan adalah sesuatu yang sangat mungkin untuk terjadi,
namun jangan sampai sebuah kegagalan membuat kita stres dan menyerah. Saat Anda
sukses, orang akan sibuk melihat kesuksesan Anda. Mereka mungkin akan lupa,
jika Anda dulu juga pernah gagal.
4. Manfaatkan Setiap Kesempatan
yang Datang Sebaik-baiknya.
Bukan cuma satu, tapi Anda memiliki banyak jalan untuk meraih mimpi Anda. Jika Anda tidak bisa sukses dengan cara A, maka masih ada cara B, C, D, dan seterusnya. Hal ini merupakan alasan mengapa kita tidak boleh menolak setiap kesempatan yang ada. Bahkan, kemungkinan terkecil pun bisa menjadi jalan bagi Anda untuk mengejar mimpi Anda.
CARA MENGEJAR MIMPI ANDA
Setiap orang memiliki cara
sendiri-sendiri untuk mengejar mimpi. Ada orang yang melakukannya dengan
mengikuti arus kehidupan, namun ada pula yang banting setir sebagai
strateginya. Sebenarnya tidak ada cara yang salah dalam mengejar mimpi.
Masing-masing orang memiliki cara terbaik untuk mengejar mimpi. Berikut ini,
aterdapat beberapa cara yang bisa pula Anda lakukan sebagai pedoman untuk
mengjar mimpi Anda.
1. Tetapkan Target Anda
Perjelas tujuan Anda dalam
beberapa hari, beberapa bulan atau beberapa tahun ke depan. Anda harus
menggambarkan dengan jelas apa yang ingin diraih, lebih baik jika tujuan itu
Anda tulis di atas kertas dan terpampang di meja kerja atau di dinding
kamar. Figure Out Your Goals akan memperkuat
alam bawah sadar Anda yang secara pasti mengangkat semangat Anda untuk meraih
impian tersebut.
2. Buatlah Komitmen
Konsistensi dalam sebuah proses
akan menjamin keberhasilan. Karena itu, komitmen Anda dalam proses dan langkah
yang akan diambil dalam mengejar mimpi adalah kunci utama kesuksesan Anda.
Komitmen adalah keberanian membuat keputusan (Decision Making) dari sekian
banyak pertimbangan dan keraguan.
Langkah pasti hanya akan terjadi pada saat Langkah pertama telah diambil
dan dilanjutkan dengan langkah demi langkah lainnya.
3. Buat Perencanaan
Perencanaan adalah petunjuk
langkah kerja Anda untuk sukses. Tanpa
arah dan tujuan, maka Anda akan menempuh perjalanan panjang tanpa
kepastian. Buatlah perencanaan untuk
mengejar mimpi. Mulai dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan
evaluasi hasil yang diraih. Buatlah
perencanaan yang mudah dieksekusi dan diimplementasikan. Less is more,
kesederhanaan jauh lebih penting daripada kerumitan. Hal ini adalah manajemen
strategi paling handal yang perlu Anda lakukan dalam mengejar mimpi.
4. Segeralah Bertindak
Anda selama ini mungkin selalu
menunggu dengan dalih kondisi belum memungkinkan atau keadaan tidak
mendukung. Jangan pernah menunggu
kondisi menjadi sempurna jika Anda tidak ingin tertinggal dari orang lain.
Kesuksesan bukan menjadi milik orang lain jika Anda meraihnya, maka tidak
peduli bagaimana pun kondisi saat ini, Anda harus segera ambil tindakan jika
Anda telah menetapkan hati untuk berubah dan berkembang.
5. Perhatikan Langkah Anda
Tidak semua rencana yang ideal menghasilkan
hasil maksimal. Ada begitu banyak kendala dan halangan yang mungkin dialami dan
tidak terhindarkan. Meskipun begitu,
masalah bukanlah sesuatu yang harus dhindari, melainkan harus Anda hadapi
dengan komitmen dan konsistensi. Perhatikan setiap langkah kerja Anda, terlebih
jika hal itu terkait dengan banyak orang dan banyak pihak.
6. Perbaikan Berkelanjutan
Dunia sangat dinamis dan
orang-orang sangat kreatif. Pasar sangat
inovatif dan konsumen sangat sensitif. Hal-hal tersebut adalah tantangan utama Anda dalam mencapai keberhasilan
dan kesuksesan dalam pengembangan diri dan karir. Perhatikan setiap langkah kerja dan
perhatikan lingkungan Anda yang selalu berubah setiap saat. Ketika Anda lengah dengan tidak berlaku lebih baik, maka orang
lain akan melakukannya. Pada saat tersebut, Anda mulai tertinggal dan
kehilangan momen.
Sebuah Cara Sukses Dengan Versi Dirimu Sendiri
Keberhasilan adalah mimpi semua orang. Kita ingin apa yang kita rencanakan berjalan mulus sesuai perkiraan, dan apapun mimpi kita bisa denga...
-
"You are never too old to set another goal or to dream a new dream.” - C.C. Lewis Tidak ada kata terlambat untuk bermimpi. Selama se...
